Lucunya yaah,,,
Semua berawal saling tak punya rasa. Lalu, rasa itu saling mengisi.
Kemudian, kita saling mempertanyakan rasa hingga kita pun saling
memahami rasa itu sendiri. Namun, apakah aku dan kamu dapat menjadi satu
rasa? Sebab, rasa aku dan kamu berbeda. Hal ini menjadi tak biasa.Maaf,
jika aku belum memberi jawaban pada rasa.
Ini semua hanya karena aku belum terbiasa. Aku hanya tak menduga saja
akan misteri rasa yang kau sinyalkan kepadaku.Jika aku sudah menjawab
rasa, aku akan menunggu hari itu. Hari di mana kau menyematkan kasihmu
pada jemariku.
Senin, 14 Oktober 2013
Minggu, 13 Oktober 2013
my cokelat strawberry its you
Beautiful mistakes
Mencintaimu bukanlah sesuatu yang kuharapkan terjadi.
Aku
tak ingin harapan datang lagi, berkunjung di hati, diam untuk beberapa
waktu, lalu meninggalkanku dalam kesedihan berlipat-lipat. Aku tahu pasti ini kesalahan yang seharusnya tidak boleh terjadi. Tapi
kau hanya memelukku, tanpa suara. Menggenggam tanganku erat seolah tak
ingin melepasnya lagi. Dan sebelum aku berhasil menyangkal cintamu lagi,
aku menyadari kau meninggalkan sesuatu di tanganku. Sesuatu yang
kukenali sebagai... harapan. Dan, kali ini, aku ingin menggenggamnya, memilikinya sekalipun seandainya itu salah.
Kepada Kamu
Banyak yang bertanya, kenapa aku menulis tentang kamu?
Karena aku tak ingin terlupa satu hal saja di dirimu.
Atau mungkin segala hal terbaik yang kuingat ada padamu.
Banyak yang bertanya, apa yang kulihat dari kamu?
Aku bilang, bersamamu aku melihat dunia.
Banyak yang bertanya padaku, apa lagi yang kuinginkan darimu?
Aku bilang, aku cukupkan semua di dirimu.
Dan semoga selamanya hanya ada aku.
Beautiful mistakes
Mencintaimu bukanlah sesuatu yang kuharapkan terjadi.
Aku
tak ingin harapan datang lagi, berkunjung di hati, diam untuk beberapa
waktu, lalu meninggalkanku dalam kesedihan berlipat-lipat. Aku tahu pasti ini kesalahan yang seharusnya tidak boleh terjadi. Tapi
kau hanya memelukku, tanpa suara. Menggenggam tanganku erat seolah tak
ingin melepasnya lagi. Dan sebelum aku berhasil menyangkal cintamu lagi,
aku menyadari kau meninggalkan sesuatu di tanganku. Sesuatu yang
kukenali sebagai... harapan. Dan, kali ini, aku ingin menggenggamnya, memilikinya sekalipun seandainya itu salah.
Kepada Kamu
Banyak yang bertanya, kenapa aku menulis tentang kamu?
Karena aku tak ingin terlupa satu hal saja di dirimu.
Atau mungkin segala hal terbaik yang kuingat ada padamu.
Banyak yang bertanya, apa yang kulihat dari kamu?
Aku bilang, bersamamu aku melihat dunia.
Banyak yang bertanya padaku, apa lagi yang kuinginkan darimu?
Aku bilang, aku cukupkan semua di dirimu.
Dan semoga selamanya hanya ada aku.
Rabu, 09 Oktober 2013
manusia setengah salmon
Kepada kamu
Dengan penuh kebencian
Aku benci jatuh cinta
Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu,
tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak
selalu menebak-nebak
Aku benci deg-degan menunggu kamu online .
Dan di saat kamu muncul,
aku akan tiduran tengkurap,
bantal di bawah dagu,
lalu berpikir,
tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu,
di seberang sana,
bisa tertawa.
Karena, kata orang,
cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa.
Mudah-mudahan itu benar.
Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya,
menghapusnya,
memikirkan kata demi kata.
Aku benci ketika jatuh cinta,
semua detail yang aku ucapkan,
katakan,
kirimkan,
tuliskan ke kamu menjadi penting,
seolah-olah harus tanpa cacat,
atau aku bisa jadi kehilangan kamu.
Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu.
Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu.
Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri?
Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa,
atau ada maksud lain,
atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada,
menjalar ke sekujur tubuh,
dan aku merasa pasrah,
gelisah.
Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman,
tanpa harus tidur.
Cukup begini saja.
Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku,
saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang.
Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan,
aku tidak bernapas,
aku merasa canggung,
aku ingin berlari jauh.
Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…,
tapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan,
Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,
harus dimentahkan oleh hati yang berkata,
Jangan hiraukan logikamu.
Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu.
Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna,
kamu bisa saja tanpa cela, dan aku,
bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu.
Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu.
Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini;
di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan
Dengan penuh kebencian
Aku benci jatuh cinta
Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu,
tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak
selalu menebak-nebak
Aku benci deg-degan menunggu kamu online .
Dan di saat kamu muncul,
aku akan tiduran tengkurap,
bantal di bawah dagu,
lalu berpikir,
tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu,
di seberang sana,
bisa tertawa.
Karena, kata orang,
cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa.
Mudah-mudahan itu benar.
Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya,
menghapusnya,
memikirkan kata demi kata.
Aku benci ketika jatuh cinta,
semua detail yang aku ucapkan,
katakan,
kirimkan,
tuliskan ke kamu menjadi penting,
seolah-olah harus tanpa cacat,
atau aku bisa jadi kehilangan kamu.
Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu.
Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu.
Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri?
Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa,
atau ada maksud lain,
atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada,
menjalar ke sekujur tubuh,
dan aku merasa pasrah,
gelisah.
Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman,
tanpa harus tidur.
Cukup begini saja.
Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku,
saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang.
Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan,
aku tidak bernapas,
aku merasa canggung,
aku ingin berlari jauh.
Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…,
tapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan,
Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,
harus dimentahkan oleh hati yang berkata,
Jangan hiraukan logikamu.
Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu.
Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna,
kamu bisa saja tanpa cela, dan aku,
bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu.
Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu.
Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini;
di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan
ada coklat di awal PDKT
pernah nggk sih, kmu ngerasa punya pcar , tpi berasa ngk punya pcar,, hahaha, kasian juga yah,
Sttus pcaran, tpii nggk ngerasa mliki ato dibutuhin,
Kelaut ajah lu l gituh,
Awal pcaran emang terasa sgt mnyenangkan, manis, tpii pass udh pacaran, sua trasa biasa ajah, bahakan prasaan dag-dig dug iu udh lma2 mghilang,,
Makannya prtahanin aja proses pdktnya, krna disitu yg seru, lu bakal ngerasa dipeduli'in bgtt, diperhati'in bgt, di butuhin bgt, bilng kngen dan semuanya, tpi pas udh jadian, semua seakan trsa berbeda yasudahal itu emng mekanisasi dalam berpcran yg mbuat harmonisisasi juga it berubah,
Sttus pcaran, tpii nggk ngerasa mliki ato dibutuhin,
Kelaut ajah lu l gituh,
Awal pcaran emang terasa sgt mnyenangkan, manis, tpii pass udh pacaran, sua trasa biasa ajah, bahakan prasaan dag-dig dug iu udh lma2 mghilang,,
Makannya prtahanin aja proses pdktnya, krna disitu yg seru, lu bakal ngerasa dipeduli'in bgtt, diperhati'in bgt, di butuhin bgt, bilng kngen dan semuanya, tpi pas udh jadian, semua seakan trsa berbeda yasudahal itu emng mekanisasi dalam berpcran yg mbuat harmonisisasi juga it berubah,
memiliki tak memiliki
entahlah,,,
Rasanya kosong,, hambar,, apakah mash ada rasa coklat strawbeery itu,,
Ingin rasanya kubener2 berjuang,, tpi mengapa mash aa keraguan,,
Seperti brada dipersimpangan jalan , yg tak tauu mana arah pulang.
Bukan hal yg baru, tpii tp saja bgiku baru..
Bru , yaaah bru,
Terkadang mrasa sepertii org aing y bru kenal,
Trkadang merasa sungguh akrab hingga tk aa jeda ddalamnya,
Kumohon saat inii jganlah layu,,
Jganlah menyerah,, akuu btuh semangatmu,
Aku butuh dirimu,
Jika bgini saja sudah myerah dan pasrah,,
Apa yg ia kuperjuangkan,
Rasanya kosong,, hambar,, apakah mash ada rasa coklat strawbeery itu,,
Ingin rasanya kubener2 berjuang,, tpi mengapa mash aa keraguan,,
Seperti brada dipersimpangan jalan , yg tak tauu mana arah pulang.
Bukan hal yg baru, tpii tp saja bgiku baru..
Bru , yaaah bru,
Terkadang mrasa sepertii org aing y bru kenal,
Trkadang merasa sungguh akrab hingga tk aa jeda ddalamnya,
Kumohon saat inii jganlah layu,,
Jganlah menyerah,, akuu btuh semangatmu,
Aku butuh dirimu,
Jika bgini saja sudah myerah dan pasrah,,
Apa yg ia kuperjuangkan,
Minggu, 06 Oktober 2013
Cinta Brontosaurus
Gw bru mnyadari ktika kita mncintai seseorg kta hrus seperti anak kecil, apa adanya,, nggk usah bnyk mikir nyari alesan,
hnya sesimple " Aku Sayank Dia "
Kdg ktika mncintai seseorg kita juga hrus mngenal kluarganya,,dan mnjdikan mreka bag dari hub kita sdri,krena ini inti dri mncintai seseorg, seberapa yakin kita atas yg kita punya dan seberapa mau kta untuk mmperjuangkannya...
Cinta harus tanpa keraguan, hnya kenyamanan yg dibagi dua org dan sama2 saling tau, bahwa kita ada untuk selamanya..
Sabtu, 05 Oktober 2013
Langganan:
Komentar (Atom)










